Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit – Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu terluas di Indonesia. Kerajaan ini tumbuh dan berkembang mulai dari wilayah Jawa Timur hingga meluas menjadi sebuah kerajaan nusantara yang amat luas. Kerajaan Majapahit juga kerajaan Hindu terakhir di Nusantara yang menguasai wilayah dengan cakupan yang luas.

Catatan mengenai kekuasaan Kerajaan Majapahit tertulis dalam kitab Nagarakretagama. Dalam kitab tersebut diceritakan bahwasannya wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit sangat luas. Kala itu wilayah Kerajaan Majapahit terbentang di tanah Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia Timur (meskipun cakupan wilayah ini masih diperdebatkan).

candi
Photo by ancient-origins.net

Kerajaan Majapahit didirikan oleh menantu Raja Kertanegara yang bernama Raden Wijaya dari Kerajaan Singhasari. Raden Wijaya merupakan seorang pangeran dari Kerajaan Singhasari yang melarikan diri ketika Jayakatwang, penguasa Kediri, mengambil alih Kerajaan Singhasari.

Pada tahun 1292, Raden Wijaya membalas dendam kepada Jayakatwang melalui kolaborasi dengan tentara Mongol. Tentara Mongol ingin membalas penghinaan terhadap kaisar Cina, Kubilai Khan, yang dilakukan oleh Kertanegara, raja Kerajaan Singhasari sebelumnya yang telah digantikan oleh Jayakatwang.

Ketika Raden Wijaya dan tentara Mongol berhasil mengalahkan Jayakatwang dan pasukannya, Raden Wijaya berbalik menyerang tentara Mongol. Setelah tentara Mongol berhasil dikalahkan, mereka pun diusir dari tanah Jawa.

Tahun 1293, Raden Wijaya diangkat sebagai raja Majapahit yang pertama dengan gelar Kertarajasa Jayawardana. Raden Wijaya memerintah Kerajaan Majapahit dari tahun 1293 M sampai dengan tahun 1309 M.

Masa kejayaan Kerajaan Majapahit terjadi ketika masa pemerintahan Hayam Wuruk dengan bantuan dari patih terkenal kerajaan ini, Patih Gajah Mada. Akan tetapi, pada tahun 1389 Hayam Wuruk meninggal dunia, akibatnya Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran. Namun, terdapat beberapa penyebab keruntuhan Kerajaan Majapahit yang tidak dapat ditangani lagi.

Peneyabab mengenai keruntuhan Kerajaan Majapahit dapat kita lihat dari peninggalan yang ditinggalkan oleh kerajaan ini. Peninggalan-peninggalan Kerajaan Majapahit dapat berupa candi peninggalan Kerajaan Majapahit atau pun prasasti-prasasti peninggalan Majapahit.

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan memaparkan beberapa penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit beserta penjelasannya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak bersama penjelasan dibawah ini.

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit mengalami masa kejayaan dan masa keemasannya hingga menjadi kerajaan maritim terbesar pertama pada masanya. Akan tetapi, pada abad ke-15 Masehi, kerajaan ini mengalami masa kemundurannya. Berbagai permasalahan muncul tanpa adanya solusi yang tepat menjadi sebab runtuhnya kerajaan ini secara perlahan.

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit
  • Tidak Adanya Re-generasi Pemimpin
  • Perang Paregreg
  • Lepasnya Daerah Kekuasaan
  • Kemunduran Ekonomi
  • Ekspedisi Laut oleh Dinasti Ming
  • Perkembangan Agama Islam yang Pesat
  • Tidak Adanya Re-Generasi Pemimpin

regenerasi pemimpin
Photo by fahrirozy.wordpress.com

Penyebab pertama runtuhnya Kerajaan Majapahit dari peradaban adalah tidak adanya re-generasi pemimpin yang baik.

Kerajaan Majapahit menjadi berkembang dan berjaya karena dipimpin oleh Hayam Wuruk dengan dibantu oleh patihnya, Gajah Mada. Setelah meninggalnya Hayam Wuruk, kejayaan Kerajaan Majapahit mulai memburuk.

Sepeninggal Hayam Wuruk, Gajah Mada sebagai patih amangkubhumi banyak memegang jabatan yang strategis. Akibatnya, Patih Gajah Mada tidak memberi kesempatan kepada generasi penerus untuk tampil sebagai re-generasi penerus.

Akibatnya, ketika Patih Gajah Mada menyusul kepergian Hayam Wuruk, tidak ada pengganti yang kompeten dan berpengalaman seperti Patih Gajah Mada dalam menjalankan roda pemerintahan Majapahit.

  • Perang Paregreg

penyebab runtuhnya kerajaan majapahit
Photo by rahadiona.blogspot.com

Faktor berikutnya penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit adalah Perang Paregreg atau Perang Saudara. Pada abad ke-14, Kerajaan Majapahit mengalami masa kejayaannya dibawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Akan tetapi, ketika Hayam Wuruk meninggal pada tahun 1389 Kerajaan Majapahit berangsur-angsur mengalami masa kemundurannya dan sirna.

Karena tidak memiliki anak laki-laki, setelah Hayam Wuruk meninggal, kekuasaan Kerajaan Majapahit diberikan kepada putri mahkota Kusumawardhani. Putri mahkota dari Hayam Wuruk dan permaisurinya ini menikah dengan sepupunya sendiri, yaitu Pangeran Wikramawardhana.

Usut punya usut, setelah ditelisik kembali, ternyata Hayam Wuruk mempunyai putra yang bernama Pangeran Wirabhumi dari salah satu selirnya. Putra Hayam Wuruk yang bernama Pangeran Wirabhumi juga menuntut haknya atas Kerajaan Majapahit. Karena tuntutan inilah, terjadi konflik perebutan kekuasaan yang menyebabkan pecahnya perang saudara.

Perang ini tidak dapat dihindari sehingga terjadilah Perang Paregreg pada tahun 1405 M sampai dengan tahun 1406 M. Perang ini terjadi antara Pangeran Wirabhumi melawan Pangeran Wikramawardhana. Perang ini dimenangkan oleh Pangeran Wikramawardhana, Pangeran Wirabhumi kemudian ditangkap dan dipancung.

Walaupun mendapatkan kemenangan, Pangeran Wikramawardhana tidak dapat memperoleh kepercayaan dari daerah kekuasaannya sehingga menyebabkan Kerajaan Majapahit semakin melemah di era pemerintahannya.

Peperangan ini juga mengakibatkan melemahnya kekuatan dan persatuan Kerajaan Majapahit. Banyak para adipati di Jawa dan kerajaan-kerajaan di luar Jawa yang tidak mendapatkan perhatian dan pengawasan dari pemerintahan pusat. Akibatnya, banyak dari mereka yang melepaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Majapahit.

  • Lepasnya Daerah Kekuasaan

penyebab runtuhnya kerajaan majapahit
Photo by ancient-origins.net

Penyebab keruntuhan Kerajaan Majapahit yang lain adalah lepasnya daerah kekuasaan. Kerajaan Majapahit selepas meninggalnya Hayam Wuruk, keadaan menjadi kacau dan tidak begitu terkendali. Akibatnya, banyak adipati dan kerajaan-kerajaan yang dikuasai oleh Kerajaan Majapahit melepaskan diri dari pemerintahan Kerajaan Majapahit.

  • Kemunduran Ekonomi

penyebab runtuhnya kerajaan majapahit
Photo by namaska

Penyebab selanjutnya mengenai penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit di Nusantara adalah kemunduran dalam bidang ekonomi. Perdagangan di Kepulauan Nusantara mulai diambil oleh pedagang-pedagang Melayu dan Islam.

Kondisi Kerajaan Majapahit yang semakin melemah, menyebabkan daerah kekuasaan yang melepaskan diri tidak lagi membayar upeti. Karena hal inilah, Kerajaan Majapahit menjadi bangkrut akibat tidak ada pemasokan dari daerah kekuasaan.

Keadaan pemerintahan dan perpolitikan Kerajaan Majapahit yang tidak stabil juga berakibat pada melemahnya perkembangan ekonomi. Kekurangan pemasokan ekonomi ini menyebabkan Kerajaan Majapahit mulai melemah dalam bidang militer dan pertahanan.

  • Ekspedisi Laut oleh Dinasti Ming

ekspedisi laut cheng ho
Photo by apwhod2011.pbworks.com

Penyebab berikutnya adalah datangnya armada Laksamada Cheng Ho, seorang jenderal muslim, dari Dinasti Ming, Cina. Laksamana Cheng Ho tiba di Jawa beberapa kali antara kurun waktu 1405 M sampai dengan 1433 M.

Laksamana Cheng Ho datang bersama pasukannya menyerang Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Wikrawamardhana. Serangan ini dimaksudkan sebagai salah satu rangkaian ekspedisi laut dari Dinasti Ming.

Setelah itu, Laksamana Cheng Ho juga mendirikan beberapa pelabuhan kota yang terletak di Pantai Utara Jawa, seperti Ampel, Demak, Tuban, dan Semarang melalui komunitas Muslim Cina. Komunitas ini menjadi salah satu pijakan dan pedoman masuknya agama Islam ke tanah Jawa.

  • Perkembangan Agama Islam yang Pesat

Perkembangan agama Islam yang pesat di Pulau Jawa membuat salah satu penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit yang beragama Hindu. Di pantai Utara Jawa, pengaruh da perkembangan Islam membuat berdirinya kerajaan yang bercorak agama Islam, seperti Kerajaan Cirebon, Kerajaan Demak, Kerajaan Banten, dan lain-lain.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit yang mana pernah menjadi kerajaan Hindu terbesar di Indonesia dengan cakupan wilayahnya yang luas. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai sejarah di Indonesia. Aamiin.

Alhamdulillah

Semoga bermanfaat!

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!