negara yang pernah menajajah indonesia

Negara-Negara yang Pernah Menjajah Indonesia, Siapa Saja?

Negara yang Pernah Menjajah Indonesia – Indonesia sebagai salah satu negara yang memproduksi rempah-rempah tentu saja menarik perhatian negara Eropa pada zaman pertengahan. Selain itu, jatuhnya Kota Konstantinopel sebagai pusat perdagangan di Eropa ke tangan Turki Utsmani mengakibatkan bangsa Eropa sulit mendapatkan rempah-rempah dengan harga terjangkau.

Bangsa Eropa pun melakukan penjelajahan samudera untuk mendatangi negara yang memproduksi rempah-rempah. Beberapa negara yang melakukan penjelajahan samudera antara lain adalah Belanda, Inggris, dan Portugis. Setelah mereka menemukan tempat yang dituju, mereka mulai mengeksploitasi negara penghasil rempah-rempah tersebut.

Berikut beberapa negara yang pernah menjajah Indonesia:
  1. (1509 – 1595) Portugis
  2. (1521 – 1692) Spanyol
  3. (1602 – 1942) Belanda
  4. (1806 – 1811) Prancis
  5. (1811 – 1816) Inggris
  6. (1942 – 1945) Jepang

Negara-Negara yang Pernah Menjajah Indonesia

Berikut materi lengkap mengenai negara-negara yang pernah menjajah Indonesia:

  • Portugis (1509 – 1595 M)

penjelajahan samudera
Photo by badriologi.com

Portugis merupakan negara Eropa yang pertama kali datang dan menjajah Indonesia. Alfonso de Alburquerque merupakan pelaut Portugis yang pertama kali menginjakkan kakinya di Nusantara. Ia juga menjadi pembuka pengetahuan bagi benua Eropa mengenai Nusantara yang kaya akan rempah-rempah.

Kedatangan Portugis ke Nusantara mengawali operasinya di wilayah Maluku, wilayah yang diyakini sebagai sumber rempah-rempah. Ketika pertama kali Portugis datang, Raja Ternate menyambut dengan baik kedatangannya di Kepulauan Maluku karena dianggap dapat mendatangkan kekayaan dari luar. Bahkan, bangsa Portugis pun diizinkan untuk membangun benteng di Ternate.

negara yang menjajah indonesia
Photo by boombastis.com

Akan tetapi, kepercayaan raja dan rakyat Ternate tidak dihargai oleh pihak Portugis. Bangsa Portugis yang mulai tergiur dengan keuntungan perdagangan rempah- rempah yang sangat besar mulai melanggar perjanjian.  Portugis mulai melakukan praktek monopoli perdagangan yang tidak sehat terhadap perdagangan rempah-rempah di wilayah Maluku.

Hal ini menjadi sebab terjadinya pertempuran antara bangsa Portugis dan rakyat Ternate di wilayah Maluku. Setelah berhasil menguasai perdagangan di wilayah Maluku, Portugis mencoba untuk berekspansi ke pulau lain di wilayah Nusantara untuk dieksploitasi. Portugis pun memilih Pulau Jawa, tetapi Pulau Jawa sudah dibawah kendali Belanda.

Akhirnya, terjadi pertempuran yang cukup hebat antara Belanda dengan Portugis di Pulau Jawa. Akhirnya, Belanda pun berhasil mengusir Portugis dari wilayah Nusantara pada tahun 1602 M. Kepergian Portugis dari tanah Nusantara menjadikan Belanda sebagai kekuatan terkuat yang ada di Nusantara.

  • Spanyol (1521 – 1692)

penjajahan spanyol
Photo by boombastis.com

Selain bangsa Portugis, bangsa Spanyol juga salah satu bangsa Eropa yang aktif melakukan eksplorasi ke berbagai benua, salah satunya adalah benua Asia. Salah satu tujuan penjelajahan samudera yang dilakukan oleh bangsa Spanyol adalah mencari negara produksi rempah-rempah. Tujuan ini tercapai ketika bangsa Spanyol berhasil mencapai wilayah Maluku.

Portugis yang mempunyai hak monopoli di wilayah Maluku merasa terancam dengan kedatangan bangsa Spanyol. Pada permulaan tahun 1617 M, bangsa Spanyol pun melakukan kerja sama dengan Kerajaan Tidore untuk melawan Kerajaan Ternate yang bersekutu dengan bangsa Portugis.

penjelajahan samudera spanyol
Photo by boombastis.com

Akan tetapi, dengan diadakannya Perjanjian Saragosa pada tahun 1583 M membuat Spanyol harus hengkang dari wilayah Nusantara. Salah satu isi Perjanjian Saragosa adalah pembagian wilayah dimana bangsa Portugis memperoleh Kepulauan Maluku dan bangsa Spanyol mendapatkan wilayah Filipina.

Akan tetapi, kehadiran bangsa Spanyol di Indonesia berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Pada tahun 1646 M, bangsa Spanyol berhasil diusir dari wilayah Minahasa. Akhirnya, pada tahun 1692 M, bangsa Spanyol berhasil sepenuhnya diusir dari wilayah Sulawesi Utara.

  • Belanda (1602 – 1942)

negara yang pernah menjajah indonesia
Photo by news.detik.com

Diantara semua negara yang pernah menjajah Indonesia, Belanda merupakan satu-satunya negara yang paling lama menjajah Indonesia, yakni selama 346 tahun. Dalam kurun waktu yang cukup lama tersebut, Belanda berhasil menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara, yakni wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Belanda merupakan bangsa Eropa yang menjajah Indonesia dalam kurun waktu yang cukup lama dibandingkan dengan bangsa Eropa lainnya.

Seperti bangsa lainnya yang datang ke Indonesia, tujuan Belanda pun datang untuk berdagang dan mencari rempah-rempah. Ketika bangsa Portugis mengalami kekalahan pada tahun 1602 M, Belanda pun mulai mendirikan kongsi dagang di Nusantara yang bernama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Akan tetapi, pada tanggal 31 Desember 1799, VOC pun secara resmi dibubarkan.

Pembubaran VOC di Nusantara pun tidak mendukung keadaan Indonesia yang semakin membaik. Nusantara atau Hindia Belanda pun diserahkan kepemimpinannya kepada pemerintah Kerajaan Belanda, mereka pun membentuk sistem tanam paksa (Cultuur Stelsel).

Pada bulan Mei tahun 1940 M, dimulailah awal terjadinya Perang Dunia II. Dalam peperangan ini, Belanda mengalami kekalahan dan Belanda pun dibawah kekuasaan Nazi Jerman. Dan pada bulan Maret tahun 1942 M, Belanda mengalami kekalahan di Nusantara oleh pihak Jepang. Dengan kekalahan ini, berakhirlah penjajahan Belanda di Nusantara yang diambil alih oleh Jepang.

  • Prancis (1806 – 1811)

bendera prancis
photo by stickpng.com

Ketika VOC mengalami masa krisisnya, Belanda mengalami kekalahan oleh Prancis. Wilayah kolonialisasi yang dikuasai oleh Belanda pun ikut jatuh ke tangan Prancis. Pada tahun 1808 M, Raja Louis Napoleon yang menjabat sebagai Raja Prancis pun mengirim Marsekal Willem Daendels ke Batavia (Jakarta) dan dijadikan Gubernur Jenderal di Nusantara.

Dibawah kepemimpinan Daendels, Prancis pun mengibarkan benderanya di atas kapal perahu VOC Belanda di Indonesia. Pengibaran ini menandakan Prancis mulai menjajah wilayah Nusantara. Pemerintahan Willem Daendels di Nusantara yang diktator dan kejam membuatnya menuai banyak kecaman. Daendels pun digantikan oleh Jan Willem Janssens.

Akan tetapi, pada tanggal 18 September tahun 1881 M, Janssens pun menyatakan kekalahannya kepada Inggris di wilayah Nusantara. Janssens pun menandatangani perjanjian dengan Inggris jika seluruh wilayah Pulau Jawa dikuasai dan diserahkan kepada Inggris.

  • Inggris (1811 – 1816)

negara yang pernah menajajah indonesia
Photo by nutritionisthits.blogspot.com

Kekalahan Prancis di Indonesia dibawah kekuasaan Janssens oleh Inggris menjadi awal bagi Inggris untuk menguasai Pulau Jawa. Kekuasaan Inggris di Indonesia diserahkan dibawah kekuasaan Stamford Raffles. Dibawah kekuasaan Raffles, Indonesia mengalami banyak perubahan, diantaranya adalah penghapusan monopoli, perbudakan, dan membagi Pulau Jawa menjadi 16 wilayah Keresidenan.

Akan tetapi, konflik yang terjadi di wilayah Eropa antara pihak Belanda dan Inggris juga mempengaruhi pemerintahan di Pulau Jawa yang saat itu dikuasai oleh pihak Inggris. Akibat konflik yang terjadi ini, terbentuklah sebuah perjanjian yang menandakan jika Belanda secara resmi kembali menjajah dan menguasai seluruh wilayah Nusantara,

  • Jepang (1942 – 1945)

penjajahan Jepang di Indonesia
Photo by boombastis.com

Kekalahan Belanda dalam Perang Dunia II melawan Jepang membuat Belanda harus menyerahkan wilayah Indonesia kepada Jepang tanpa syarat. Pada awal kedatangannya di Indonesia, Jepang bersikap sangat baik dan datang sebagai pelindung Asia Timur. Akan tetapi, lama-kelamaan Jepang menunjukkan sikap yang diktator dan kejam hingga membentuk sistem kerja paksa yang disebut Romusha.

Selain itu, Jepang juga membentuk organisasi kemiliteran di Nusantara bagi rakyat-rakyat pribumi. Pembentukan organisasi kemiliteran ini ditujukan untuk membantu Jepang melawan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya. Hal ini terjadi dikarenakan Jepang juga ikut terlibat dalam Perang Dunia II.

Akan tetapi, Jepang pada akhirnya mengalami kekalahan melawan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya. Hal ini disebabkan dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Setelah kejadian tersebut, Jepang berada di ambang kekalahan Perang Dunia II.

Jepang pun akhirnya kembali menjanjikan untuk memberi Indonesia kemerdekaan apabila Indonesia ikut membantu dalam peperangan. Dan akan memberikan kemerdekaan setelah menang dalam peperangan.

Akan tetapi, pada tanggal 15 Agustus tahun 1945 M, Jepang menyatakan untuk menyerah kepada sekutu. Hal ini menandakan berakhirnya penjajahan Jepang di Indonesia.

Demikianlah sedikit ulasan materi mengenai sejarah Indonesia, negara yang pernah menjajah Indonesia. Semoga dengan memahami dan mempelajari materi ini, dapat menjadikan kita lebih bijak dan semakin mencintai negara kita, Indonesia. Aamiin.

Alhamdulillah

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: