Keutamaan Surat Al-Mulk

keutamaan surat al-mulk
Photo by islampos.com

Al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam melalui Malaikat Jibril secara berangsur-angsur. Al-Quran dengan segala keistimewaan dan kemuliaan dalam kandungannya, memiliki beberapa surat yang apabila kita membaca atau menghafalnya akan mendapatkan keutamaan-keutamaan. Salah satu surat dalam Al-Quran yang memiliki keutamaan adalah surat Al-Mulk.

Surat Al-Mulk merupakan surat ke-67 dalam Al-Quran. Surat ini terletak pada awal juz 29, terdiri dari 30 ayat dan tergolong sebagai surat Makkiyah. Surat ini dinamakan dengan Al-Mulk yang berarti kerajaan, nama ini diambil dari ayat pertama surat ini yang terdapat kata Al-Mulk. Selain Al-Mulk, surat ini juga dinamakan dengan surat At-Tabarak, yang juga diambil dari kata ayat pertama surat ini.

Asbabun Nuzul Surat Al-Mulk

Al-Quran memiliki beberapa surat dan ayat yang mempunyai sebab-sebab diturunkannya surat atau ayat tersebut, dan juga terdapat beberapa surat dan ayat yang diturunkan tanpa memiliki asbabun nuzul. Dan salah satu surat dalam Al-Quran yang tidak memiliki asbabun nuzul adalah surat Al-Mulk.

Hubungan Surat Al-Mulk dengan Surat Sebelumnya dan Setelahnya

Surat Al-Mulk memiliki kaitan antara surat sebelumnya, yaitu surat At-Tahrim, dan surat setelahnya, yaitu surat Al-Qalam.

Dalam surat sebelumnya, surat At-Tahrim, Allah ’Azza wa Jalla menerangkan bahwasannya Dia mengetahui segala rahasia. Sedangkan pada surat Al-Mulk, Allah’Azza wa Jalla menegaskan kembali bahwasannya Dia mengetahui segala rahasia karena Allah ’Azza wa Jalla adalah penguasa seluruh alam.

Dan pada akhir surat Al-Mulk, Allah ’Azza wa Jalla mengancam orang yang tidak bersyukur kepada nikmat Allah ’Azza wa Jalla dengan mengeringkan bumi atas mereka. Sedangkan, dalam surat setelahnya, surat Al-Qalam, Allah ’Azza wa Jalla memberikan contoh tentang azab terhadap orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah ’Azza wa Jalla.

Kandungan Surat Al-Mulk

Beberapa kandungan yang terdapat dalam surat Al-Mulk, diantaranya:

  • Proses Hidup dan mati bagi manusia adalah kehendak Allah yang merupakan ujian bagi manusia
  • Allah ’Azza wa Jalla menciptakan langit berlapis-lapis dan semua yang telah Allah ’Azza wa Jalla ciptakan mempunyai keseimbangan
  • Perintah Allah ’Azza wa Jalla untuk memperhatikan dan mentadabburi isi alam semesta; azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir dan janji Allah ’Azza wa Jalla terhadap orang-orang mukmin
  • Allah ’Azza wa Jalla menciptakan bumi dengan sedemikian rupa, sehingga memudahkan manusia untuk mencari rezeki
  • Allah ’Azza wa Jalla memperingatkan umat manusia tentang sedikitnya dari mereka yang bersyukur atas nikmat-nikmat yang Allah ’Azza wa Jalla berikan

Keutamaan Membaca Surat Al-Mulk

keutamaan surat al mulk
Photo by bagi-in.com

Diantara keutamaan-keutamaan Surat Al-Mulk jika kita membacanya atau pun menghafalkannya, yaitu:

  • Diampuni dosanya

Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang berbunyi,

عن أبي هريرة، عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: سورة من القرأن، ثلاثون اية؛ تَشْفَعُ لصاحبها حتى يُغْفَرَ له: تبارك الذي بيده الملك. رواه أبو داود واللفظ له, والترمذي وغيرهما، وصححه ابن حبان والحاكم والذهبي،  وحسنه الترمذي والألباني

“Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam bersabda, “Ada surat dari Al-Quran yang terdiri dari 30 ayat. Surat tersebut dapat memberikan syafaat bagi temannya (orang yang membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk” (HR. Abu Daud dengan redaksinya, At-Tirmidzi dan yang lainnya. Dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban, Al-Hakim, dan Adz-Dzahabi. Dan dihasankan oleh At-Tirmidzy dan Albani)

Dan dalam hadits riwayat yang lain,

عن أنس بن مالك قال، قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: سورة من القرآن، ما هي إلا ثلاثون آية، خاصمت عن صاحبها حتى أدخلته الجنة، و هي تبارك. (رواه الطبراني في المعجم الأوسط وحسنه الألباني في صحيح الجامع)ـ

Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda: “Ada surat dalam Al-Quran yang mana ia terdiri dari 30 ayat. Surat tersebut dapat membela temannya (orang yang membacanya) sehingga memasukkannya ke Surga, yaitu Surat Tabarok.” (HR. Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, dan dihasankan oleh Albani dalam Shohihul Jami’)

Hadist diatas menunjukkan besarnya keutamaan yang dapat diperoleh jika membaca surat Al-Mulk secara rutin berkesinambungan dan mengamalkan serta merenungkan kandungannya, karena ini merupakan salah satu sebab seseorang dapat mendapatkan syafaat dengan izin Allah ’Azza wa Jalla.

Surat Al-Mulk termasuk surat-surat dalam Al-Quran yang biasa dibaca oleh Rasulullah shollallohu alaihi wasallam sebelum tidur di malam hari, karena keagungan makna yang terkandung didalamnya. (HR at-Tirmidzi no. 2892 dan Ahmad 3/340, dan dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani dalam “ash-Shahiihah” no. 585)

Sebagian ulama ahli tafsir menamakan surat Al-Mulk dengan penjaga atau pelindung dan penyelamat (dari azab kubur) (Tafsir Al-Qurthubi, 18:2015). Akan tetapi, penamaan ini disebutkan dalam hadits yang lemah (Dha’ifut Targibi wat Tarhib, no.887)

  • Dihindarkan dari siksa kubur dan siksa neraka

Hadits yang menjelaskan mengenai hal ini adalah,

عن عبد الله بن مسعود قال : من قرأ { تبارك الذي بيده الملك } كل ليلة منعه الله بها من عذاب القبر وكنا في عهد رسول الله صلى الله عليه و سلم نسميها المانعة وإنها في كتاب الله سورة من قرأ بها في كل ليلة فقد أكثر وأطاب

“Dari ‘Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Barangsiapa membaca surat {Tabarokalladi bi yadihil mulk} setiap malam, maka Allah A’zza wa Jalla akan menghindarkannya dari azab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). Dan sungguh surat tersebut ada dalam Kitabullah, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i dengan redaksinya, diriwayatkan pula oleh al-Hakim dan ia mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih, dan dihasankan oleh Al-Albani)

  • Menjauhkan diri dari maksiat

Dalam surat Al-Mulk, Allah ’Azza wa Jalla menyebutkan bahwasannya orang yang taat pada Allah ’Azza wa Jalla adalah orang yang tetap taat meskipun tidak ada yang melihatnya. Firman Allah ’Azza wa Jalla,

إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya yang tidak Nampak oleh mereka, mereka akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar” (QS. Al-Mulk: 12)

Menurut penulis kitab Tafsir Al Jalalain menjelaskan mengenai ayat 12 bahwasannya, “Mereka itu takut kepada Allah di kesunyian, ketika manusia lainnya tidak nampak di hadapan mereka. Mereka pun taat kepada Allah ’Azza wa Jalla dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Dan tentu saja dalam keadaan terang-terangan, mereka pun akan lebih taat kepada Allah ’Azza wa Jalla.” (Tafsir Al Jalalain, Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al Muhalli dan Jalaluddin ‘Abdurrahman bin Abi Bakr As-Suyuthi, hal. 562)

Diantara keutamaan yang diperoleh oleh orang yang beramal dan takut kepada Allah ’Azza wa Jalla di kala sepi, dia akan mendapatkan ampunan dari setiap dosa, kenikmatan yang telah Allah ’Azza wa Jalla janjikan di Surga dan dilindungi dari kejelekan juga siksa Neraka.

  • Menjadikan diri sebagai orang yang bertawakkal

Dalam QS. Al-Mulk ayat 15, Allah ’Azza wa Jalla menunjukkan perintah kepada manusia untuk berjalan di muka bumi mencari rizki Allah’Azza wa Jalla dengan berdagang, bertani, dsb. Hal ini menunjukkan bahwa bertawakkal tidak hanya berserah diri, melainkan juga berusaha dan bekerja. Allah ’Azza wa Jalla berfirman,

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi ini mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (QS. Al-Mulk: 15)

Keutamaan surat Al-Mulk dapat diperoleh jika tekun dan rutin dalam mengerjakannya terutama diwaktu malam hari menjelang tidur. Selain dengan membaca dan menghafalkannya, juga mengamalkan hukum-hukum yang terkandung didalamnya.

Selain keutamaan Surat Al-Mulk, terdapat juga surat-surat lainnya dalam Al-Quran yang memiliki keutamaan ketika kita membaca atau menghafalkannya, diantaranya adalah Surat Al-Kahfi, Surat Al-Fatihah, dan juga Surat Al-Ikhlas.

Semoga dengan kita menghafal dan membaca surat Al-Mulk secara rutin, dapat membantu kita dalam kebaikan dan mendapatkan keutamaan-keutamaan darinya di hari kiamat kelak. Aamiin.

Alhamdulilllah

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!