penyerahan Indonesia kepada Jepang

Sejarah dan Isi Perjanjian Kalijati Lengkap

Isi Perjanjian Kalijati – Dalam sejarah perjuangan dan kemerdekaan Indonesia, terdapat banyak sekali perjanjian dan diplomasi yang dilaksanakan untuk mencapai titik perdamaian. Diantara perundingan dan perjanjian yang ada dalam sejarah Indonesia adalah Perundingan Roem Royen, Konferensi Meja Bundar, Perundingan Linggarjati, dan juga Perjanjian Kalijati.

Perjanjian Kalijati merupakan salah satu perjanjian yang menghasilkan satu kesepakatan diplomasi yang sangat penting dan berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Perjanjian ini dilaksanakan oleh Jepang dan Belanda ketika berada di Indonesia.

Untuk mengetahui lebih jelas dan mendalam mengenai sejarah dan isi Perjanjian Kalijati, berikut akan kita ulas bersama secara singkat tentang sejarahnya.

Latar Belakang Terjadinya Perjanjian Kalijati

isi perjanjian kalijati
Photo by tribunnewswiki.com

Setelah restorasi Meiji, Jepang muncul menjadi salah satu kekuatan baru dalam bidang militer dan juga ekonomi. Perkembangan yang begitu sigfikan yang dialami oleh Jepang menganggap dirinya sebagai pemimpin dunia. Oleh karena itu, secara mendadak Jepang menyerang pangkalan angkatan laut milik Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai.

Serangan Jepang ini dilakukan secara mendadak tanpa didahului dengan pemberitahuan pernyataan perang yang menyebabkan Amerika Serikat mengalami banyak kerugian dan kehilangan banyak tentara.

Peristiwa ini mendapatkan pertentangan dan kecaman dari dunia internasional. Setelah peristiwa ini, Jepang baru menyatakan perang secara resmi terhadap Amerika Serikat dan juga sekutunya.

Perjanjian Kalijati terjadi pada tanggal 8 Maret tahun 1942 M di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Perjanjian ini secara singkat membicarakan mengenai posisi Indonesia sebagai wilayah jajahan Belanda.

Jepang yang bercita-cita ingin mewujudkan negara Asia Timur Raya ini terus berlanjut menunjukkan kekuatannya kepada dunia internasional. Ia mulai memperluas wilayah jajahannya dari Cina hingga ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang kala itu masih dalam kekuasaan Belanda dengan nama Hindia-Belanda.

Selain itu, Belanda di Eropa telah hancur dan melemah akibat serangan dari NAZI Jerman hingga berdampak krisis pada pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia. Krisis pemerintahan ini terus berlanjut dan semakin memburuk ketika pasukan AL Jepang berhasil mendarat di Pantai Eretan, Indramayu pada tanggal 1 Maret tahun 1942 dan melakukan serangan.

Serangan yang terus berlanjut dari pihak Jepang menyebabkan Belanda tidak dapat membendung serangan dari Jepang dan mengalami kekalahan. Hal ini terbukti dengan jatuhnya pangkalan minyak milik Belanda ke tangan Jepang pada permulaan tahun 1942 M. Kekuasaan Jepang di Indonesia semakin menguat dan bertambah luas hingga kekuasaan Belanda di Indonesia jatuh ke tangan Jepang.

Pada bulan Oktober tahun 1942 M, pasukan Jepang berhasil masuk ke wilayah Batavia yang sekarang dikenal dengan nama Jakarta. Serangan yang dilakukan secara terus-menerus kepada pihak Belanda membuat pertahanan Belanda jatuh persatu. Jepang akhirnya berhasil menyerang markas besar pasukan Belanda dan serangan dimenangkan oleh Jepang.

Karena peristiwa diatas, kedua belah pihak bersepakat untuk menandatangani perjanjian yang dinamakan sebagai Perjanjian Kalijati. Perjanjian ini terjadi pada tanggal 8 Maret tahun 1942 M di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Tokoh dalam Perjanjian Kalijati

suasana perjanjian kalijati
Photo by histori.id

Ada beberapa tokoh dari pihak Belanda dan Jepang yang terlibat dalam pembahasan dan perjanjian Kalijati yang akan mengubah arah nasib dan sejarah bangsa Indonesia. Perjanjian ini berlangsung cukup cepat dan tidak banyak intervensi yang dilakukan kedua belah pihak.

Penandatanganan Perjanjian Kalijati dari pihak Belanda diwakilkan oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Starchouwer. Penandatanganan pernyataan menyerah tanpa syarat ini dilakukan di hadapan Komandan Gurita Barat Jenderal Hitoshi Imamura.

Tokoh lain dari Belanda yang ikut serta di meja perjanjian dan ikut menyaksikan jalannya Perjanjian Kalijati adalah Panglima Tentara Belanda Letjen Heindrik Ter Poorten. Ia merupakan Panglima Tentara Belanda untuk wilayah Indonesia.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi tanda berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia setelah hampir berlangsung 350 tahun lamanya. Dan Jepang secara resmi menjajah Indonesia menggantikan posisi Belanda. Perbuatan ini membuat Jepang ikut dalam Perang Dunia II.

Waktu dan Tempat Perjanjian Kalijati

perjanjian kalijati
Photo by tribunnewswiki.com

Perjanjian Kalijati dilaksanakan di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Nama dari perjanjian ini diambil dari nama wilayah yang dijadikan sebagai tempat untuk melakukan perundingan antara kedua belah pihak.

Perjanjian Kalijati dilaksanakan pada tanggal 8 Maret tahun 1942 M yang juga menandai berawalnya penjajahan Jepang dan berakhirnya penjajahan Belanda di wilayah Indonesia.

Isi Perjanjian Kalijati

penandatanganan perjanjian kalijati
Photo by kelasips.co.id

Perjanjian Kalijati antara Belanda dengan Jepang ini berisi beberapa poin penting terhadap kelanjutan sejarah Indonesia.

Poin-Poin Isi Perjanjian Kalijati
  1. Belanda secara resmi menyerahkan wilayah jajahan Indonesia kepada Jepang tanpa syarat apapun pada tanggal 8 Maret tahun 1942 di Kalijati, Jawa Barat.
  2. Jepang membentuk pemerintahan militer di Indonesia yang terbagi dalam tiga wilayah, yakni:
    • Pemerintah Tentara Ke-16 Angkatan Darat (AD) yang berpusat di Jakarta yang menaungi wilayah Jawa dan Madura
    • Pemerintah Tentara Ke-25 Angkatan Darat (AD) yang berpusat di Bukittinggi yang menaungi wilayah Sumatera
    • Pemerintah Armada Angkatan Laut (AL) yang berpusat di Makassar yang menaungi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Ketiga wilayah pemerintahan diatas dipimpin oleh kepala staff dengan gelar Gunseikan.

Dampak Perjanjian Kalijati

penyerahan Indonesia kepada Jepang
Photo by cindianaoktavia.blogspot.com

Perjanjian Kalijati antara Belanda dan Jepang ini juga mengakibatkan dampak antara pihak-pihak yang bersangkutan. Berikut dampak-dampak yang disebabkan oleh Perjanjian Kalijati:

  1. Berakhirnya penjajahan Belanda terhadap Indonesia setelah 350 tahun lamanya yang digantikan dengan penjajahan Jepang.
  2. Bangsa Indonesia menyambut dengan suka cita kedatangan dan kemenangan Jepang atas Belanda di Indonesia. Hal ini dikarenakan Jepang dirasa dapat membawa perubahan yang lebih baik di Indonesia karena sama-sama dari bangsa Asia
  3. Jepang memberikan akses pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam bidang militer. Hal ini disebabkan Jepang membentuk beberapa badan militer dengan tingkatan yang berbeda.
  4. Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan BPUPKI dan PPKI.

Demikianlah beberapa dampak yang menjadi akibat diadakannya Perjanjian Kalijati antara Belanda dengan Jepang.

Pelanggaran Perjanjian Kalijati

isi Perjanjian Kalijati
Photo by id.wikipedia.org

Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kalijati, secara resmi Jepang menjajah Indonesia menggantikan Belanda. Akan tetapi, geo-politik yang tidak menentu menyebabkan kekuasaan Jepang di Indonesia juga tidak menentu.

Selain itu, bom Hirosima dan Nagasaki yang dijatuhkan Amerika Serikat ke Negeri Sakura sebagai bentuk balas dendam membuat Jepang menjadi luluh lantak. Berawal dari bom atom inilah, jepang menyerah kepada sekutu dan membuat kekuasaannya di Indonesia menjadi limbung.

Melihat keadaan seperti ini, Belanda yang tidak lagi mempunyai kekuasaan di Indonesia merasa memiliki kesempatan yang kedua untuk menguasai Indonesia. Mereka pun kembali ke Indonesia untuk menyerang Jepang dan menjadikan Indonesia kembali ke dalam daerah jajahan mereka.

Akan tetapi, sebelum Belanda datang ke Indonesia, bangsa Indonesia sudah menyatakan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus tahun 1945.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai sejarah dan isi Perjanjian Kalijati yang berhasil dirangkum. Semoga materi ini dapat menambah wawasan kita mengenai sejarah Indonesia, terutama sejarah Perjanjian Kalijati. Aamiin.

Alhamdulillah

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!