Cara Memulai Bisnis Dropship Bagi Pemula

jualan online

Cara Memulai Bisnis Dropship – Perkembangan internet dan digital yang terus maju membuat bisnis online menjadi banyak peminat, baik itu penjualan online maupun pembelian online. Salah satu bisnis online yang menarik banyak peminat adalah dropship atau dropshipping.

Dropshipper menjadi salah satu bisnis yang cukup menggiurkan untuk dijajaki, sama halnya dengan reseller. Tentu saja, terdapat perbedaan antara Dropshipper dan Reseller. Dalam bisnis dropship, modal yang dikeluarkan untuk menjalani bisnis ini cukup sedikit dan dapat dilakukan dimana saja asalkan anda memiliki kuota internet.

Langkah-Langkah dalam Memulai Bisnis Dropship

Bisnis dropship bisa jadi menjadi salah satu langkah awal untuk kamu yang ingin menjalani bisnis online dengan modal yang minim. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu perhatikan jika anda ingin memulai bisnis dropshipping.

1. Menentukan Produk dan Supplier yang Tepat

Langkah pertama sebelum memulai bisnis dropshipping adalah mempersempit spesifikasi ide bisnis dropship anda. Menentukan produk dan supplier yang tepat merupakan dua hal yang cukup berpengaruh jika anda ingin menjadi dropshipper. Pilihan anda yang tepat terhadap produk yang akan anda jual membawa anda pada konsumen yang banyak. Patner dropship yang tepat juga akan membantu melancarkan bisnis anda.

Cara Memilih Produk Dagangan

Berikut beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika memilih produk dagangan:

  • Pilihlah Barang yang Memiliki Satu Niche

Jika anda terlalu memiliki niche yang beragam, maka anda tidak akan fokus ketika menjualnya. Performa toko yang memiliki satu niche akan lebih baik dibandingkan toko dengan beragam niche.

  • Pilihlah Produk yang Ringan dan Memiliki Ketahanan yang Cukup Lama

Pemilihan produk yang ringan dan tahan lama dapat mengurangi resiko kerusakan produk ketika dalam proses pengiriman.

  • Hindarilah Produk yang Berat dan Sensitif

Dengan menghindari produk yang berat dan sensitif seperti bervolume besar, gampang rusak, dan pescah belah. hal ini untuk menghindari ongkos barang yang mahal dan kerusakan dalam proses pengiriman.

  • Prioritaskan Produk dengan Permintaan Tinggi dan Memiliki Jangka Waktu yang Lama

Dengan pemilihan produk tersebut, maka produk anda akan mudah terjual dan dapat mendatangkan profit dalam jangka waktu yang cukup lama bagi anda.

  • Juallah Produk yang Sedang Trend di Pasaran

Hal ini untuk menarik perhatian para pelanggan baru ke toko anda. Namun, anda jangan hanya menggantungkan penjualan pada produk tren tersebut untuk menghindari resiko kerugian. Jadi, anda membuat post barang-barang yang sedang trend dan juga membuat post barang-barang yang tidak trend.

  • Hindari Penjualan Produk yang Dimiliki Kompetitor Besar

Hal ini bertujuan supaya produk yang anda jual dapat cepat terjual. Jika anda menjual produk yang sudah dimiliki oleh kompetitor besar dan memiliki pelanggan yang setia, maka para pelanggan akan lebih memilih untuk membeli produk milik kompetitor tersebut.

Cara Menentukan Niche Bisnis Dropship

Berikut beberapa cara yang dapat menjadi rujukan untuk menentukan niche anda dalam bisnis dropship:

  • Pikirkan Minat Anda

Anda akan lebih mudah dan yakin menjual produk yang anda ketahui dan minati. Pertimbangkan minat anda terhadap suatu produk ketika manecari produk untuk dijual. Jika anda menyukai produk tersebut, maka aka nada kemungkinan orang lain juga menyukainya.

  • Identifikasi Pasar

Jika anda ingin menjual produk, identifikasi pasar apa yang akan anda tuju. Jika anda menyesuaikan bisnis anda dengan kebutuhan spesifik yang pelanggan butuhkan, maka anda akan mudah untuk menemukan pelanggan yang tepat. Contohnya adalah anda ingin fokus tertuju pada pelanggan yang menyukai kegiatan pramuka, maka anda dengan mudah dapat menemukan produk dan pasar yang sesuai dengan mereka.

  • Penelitian Kata Kunci

Kata kunci dapat membantu anda mengidentifikasi dan menemukan produk yang akan anda jual apakah memiliki permintaan yang tinggi. Anda dapat mencari volume permintaan melalui Google Adwords atau Trends untuk melihat apakah produk yang anda jual memiliki volume yang tinggi atau tidak.

Semakin tinggi volume pencarian, maka produk tersebut memiliki permintaan yang tinggi. Cara lain untuk memeriksa apakah suatu produk memiliki permintaan yang tinggi adalah dengan memeriksa daftar “terlaris” di pasar ecommerce utama seperti Amazon.

Selain dua hal tersebut, anda juga dapat melakukan penelitian sederhana dengan melakukan penelusuran google sederhana atau menggunakan kata kunci untuk melihat seberapa banyak orang yang menelusuri produk atau niche yang akan anda gunakan.

  • Keterlibatan Media Sosial

Anda juga perlu memeriksa keterlibatan pasar yang anda targetkan terlibat dengan platform media sosial atau tidak. Dengan begitu, anda dapat mempertimbangkan anda akan menjual produk anda di platform yang mana dimana yang memiliki target pasar yang besar.

  • Evaluasi Profitibalitas

Setelah anda berhasil menentukan target pasar dan produk yang akan anda jual, anda perlu mengevaluasi profitabilitas dari konsep tersebut. Dengan margin profit dropship yang cukup renda, pastikan kembali bahwa anda mendapatkan keuntungan dari bisnis dropship anda.

Cara Menemukan Supplier yang Tepat

Supplier atau pemasok produk merupakan mitra bisnis utama bagi anda. Oleh karena itu, anda harus memperhatikan supplier atau pemasok yang tepat agar produk yang akan anda jual sesuai dengan keinginan anda dan pelanggan.

Berikut beberapa cara untuk menemukan pemasok produk atau supplier yang tepat:

  • Pengalaman

Pastikan anda memilih pemasok yang memiliki rekam jejak terbukti dalam bisnis dropshipping dan menyediakan layanan yang baik kepada pelanggan. Sebelum anda menghubungi pemasok, lihat dulu nilai Net Promoter Score pemasok. Selain itu, anda juga perlu melihat apa yang dikatakan pelanggan tentang mereka di ulasan Google atau semacamnya.

  • Biaya

Dengan margin profit yang cukup rendah, anda harus memilih pemasok yang tidak memberi anda biaya yang tidak masuk akal. Pilihlah pemasok yang membebankan biaya bulanan yang sedikit untuk bekerja dengan mereka.

  • Pengiriman

Pilihlah pemasok yang tidak memiliki kendala dalam pengiriman. Jika pemasok memiliki kendala dalam pengiriman, maka kemungkinan besar anda akan mendapatkan reaksi yang kurang menyenangkan dari pelanggan anda.

  • Sampel Produk

Salah satu kekurangan dari bisnis dropshipping adalah pemasok yang menjual produk dengan kualitas rendah. Untuk menghindari hal tersebut, anda sebaiknya meminta dan menerima sampel dari produk yang akan anda jual kepada pemasok sebelum membuat kontrak dengan mereka.

2. Riset Pesaing

Dengan meriset pesaing, anda dapat melihat petunjuk yang bagus untuk sukses dan dapat membantu anda dalam membangun rencana pemasaran. Jika pasar anda memiliki banyak pesaing, batasi sekitar lima perusahaan untuk anda riset. Hal ini akan membantu anda untuk mempelajari strategi mereka dalam menjual produknya.

Berikut beberapa cara dalam melakukan riset pesaing:

  • Pencarian Google

Mulailah dengan membuat daftar lima pesaing teratas dalam laman google. Contohnya seperti “Beli Sepatu Pantovel”. Hasil pencarian 5 teratas akan menunjukkan siapa saja pesaing anda dan strategi apa yang mereka gunakan dalam memasarkan produk mereka.

Anda juga dapat menggunakan alat bantu seperti Ahrefs dan SEMRush untuk menemukan kata kunci dalam pencarian anda.

  • Penggunaan Alat Mata-Mata Pesaing

Anda dapat menggunakan alat mata-mata pesaing dengan SimilarWeb atau Alexa. Alat online seperti ini sangat berguna untuk melacak kegiatan pesaing anda. Informasi yang mereka tampilkan antara lain profil sosial media, sumber lalu lintas teratas, jumlah pengunjung, dan pesaing-pesaing mereka.

  • Penjelajahan Media Sosial

Jika anda melakukan penjelajahan di Facebook, carilah iklan Facebook di segmentasi pasar anda. Setelah itu, perhatikan merek-merek teratas di pasar tersebut. Identifikasi bagaimana mereka berkomunikasi dengan pelanggannya, bagaimana konten mereka dirancang, dan lain-lain. Anda juga dapat mengikuti seluruh posting dan konten agar anda tidak ketinggalan informasi dari mereka.

  • Berlangganan dalam Daftar Email Pesaing

Jika anda ingin mendapatkan informasi pembaruan pesaing secara langsungg ke kotak masuk anda, maka cukup daftarkan email anda untuk berlangganan dengan mereka. Dengan begitu, anda dapat secara langsung mengidentifikasi pemasaran mereka lewat email. Anda juga dapat mempelajari cara mereka memberikan promosi dan penawaran untuk menarik pelanggan.

3. Tempat Penjualan Produk

Langkah selanjutnya adalah rencanakan tempat penjualan produk atau platform terbaik untuk menjual produk anda. Platform tersebut dapat berupa toko online anda sendiri menggunakan website, sosial media, atau marketplace. Pilihlah platform yang anda kuasai dan memiliki potensi menghasilkan profit untuk anda.

Anda dapat membuat toko di marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Anda juga bisa membangun toko online anda dari awal dengan menggunakan penyedia platform e-niaga seperi Shopiy atau WooCommerce.

Berikut penjelasan pilihan dua opsi tersebut:

  • Marketplace Online

Jika anda berjualan di marketplace seperti Shopee atau Tokopedia, anda dapat dengan mudah mengatur penjualan barang dan pelanggan menganggap toko anda dapat dipercaya.

Akan tetapi, penggunaan marketplace akan membatasi kemandirian anda sebagai pedagang. Hal ini dikarenakan anda memiliki kendali yang terbatas atas merek, desain, dan pemasaran dari toko anda. Selain itu, anda harus mematuhi aturan persyaratan dari pelayanan marketplace tersebut.

  • Toko Online

Dengan membuat toko online milik anda sendiri, anda akan memiliki kendali atas toko tersebut. Toko online yang anda bangun akan menjadi ciri khas dan pembeda antara anda dengan pesaing-pesaing anda. Selain itu, toko online menawarkan lebih banyak fungsionalitas untuk anda.

Terdapat banyak sekali penyedia platform toko online yang bagus. Pemilihan platform mana yang akan anda gunakan bergantung pada siapa anda memilih pemasok, karena beberapa pemasok menawarkan integrasi langsung.

4. Nilai Jual Unik

Jika anda menjual produk anda dengan nilai jual yang murah, maka banyak pelanggan yang berdatangan. Akan tetapi, dengan membanting harga produk tidak akan selamanya membuat bisnis anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik ini akan membuat anda kesulitan karena anda akan dipaksa untuk menjaring pelanggan dalam jumlah banyak supaya profit anda juga banyak.

Padahal, menjaring pelanggan baru akan lebih sulit dibandingkan mempertahankan pelanggan yang lama. Oleh karena itu, anda perlu menambahkan nilai jual yang unik kepada konsumen. Anda dapat menambahkan nilai jual unik yang berhubungan dengan pelanggan seperti customer service yang handal, jaminan waktu pengiriman, dan sebagainya.

5. Nilai Branding Bisnis

Branding merupakan perkara yang tidak bisa dilepaskan dari bisnis. Dengan branding, pelanggan dapat mengingat produk yang kita jual. Branding juga yang membedakan antara produk anda dengan produk pesaing.

Branding dapat dilihat dari desain logo toko anda, tampilan website atau marketplace anda, dan materi promosi lainnya untuk menarik pelanggan. Cara untuk membaranding produk anda tidak hanya sebatas pada sosial media dan promo. Cara lainnya misal menawarkan program coba gratis, promosi lewat referral, atau berkerjasama dengan influencer dan lainnya.

6. Kemudahan dengan Sistem Otomatis

Tawarkan kemudahan dengan sistem otomatis seperti perhitungan harga dan ongkos kirim. Jika anda menggunakan marketplace, maka fitur ini sudah tersedia. Akan tetapi, jika anda menggunakan website untuk toko anda maka cukup instal plugin untuk toko online.

Anda juga perlu untuk menerapkan sistem otomatis notifikasi email atau newsletter kepada pelanggan anda. Anda juga perlu mengatur pengiriman ucapan otomatis seperti ucapan selamat datang ketika pelanggan datang ke toko anda, detail pengiriman pembelian barang, hingga mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembayaran.

7. Strategi Limited Edition

Untuk menerapkan urgensi, anda dapat mengadakan flash shale di toko anda. Jangan lupa menambahkan waktu penghitung mundur untuk mengingatkan batas waktu pembelian kepada pelanggan.

Anda juga dapat menambahkan gimmick kelangkaan atau limited edition pada produk anda. Ketika barang yang akan anda jual memiliki predikat langka, maka barang tersebut akan dipandang sebagai barang yang lebih berharga. Hal tersebut dapat memotivasi pengunjung untuk segera membeli produk tersebut sebelum kehabisan.

Nah, itulah ulasan mengenai langkah-langkah memulai bisnis dropship yang perlu kamu ketahui. Semoga dengan adanya ulasan ini dapat membantu kamu dalam menjalankan bisnis ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!